Sabtu, 01 September 2012

Karangsari Sumber Air Bagi Daerah di Sekitarnya



Desa Karangsari merupakan desa yg memiliki sumber air yg melimpah, bahkan ketika musim panas dimana sumber air desa sekitarnya mengering, di Karangsari sumber air tetap mengalir meski tidak sederas pada saat musim penghujan.
 
Airnya yg jernih yg keluar langsung dari mata air membuat air di desa kami lebih diminati oleh masyarakat desa sekitar. Terbukti ketika musim panas melanda, mereka banyak yg  berdatangan untuk mandi, mencuci dan mengambil air dari mata air di desa kami.

Melimpahnya air berkaitan erat dg banyaknya pepohonan yg dibiarkan tumbuh memenuhi bukit yg berada diatas sumber mata air. Sangat besar kemungkinan debit air akan berkurang atau bahkan mengering jika pepohonan tersebut ditebang.
 
Oleh karena itu menjadi hal yg sangat penting memelihara kelestarian hutan yg berada dibukit tersebut jika masyarakat Karangsari tidak ingin kehilangan sumber air.
 
Hal lain yg juga penting adalah tetap membiarkan masyarakat luas bebas mengakses sumber air tanpa kendala apapun. Kenapa ada kalimat seperti itu?
 
Belajar dari daerah lain dalam hal ini adalah desa Bumijawa yg merupakan kampung halaman ayah kami, di situ sumber air "dijual" kepada sebuah perusahaan minuman kemasan, sehingga masyarakat tidak bisa lagi mengakses sumber air dan sawah-sawah mereka menjadi kering.
 
Menurutku ini adalah sebuah ke dzoliman yg dilakukan oleh penguasa, dan aku berharap hal ini tidak akan terjadi di kampung halaman kami Karangsari.
 
Jika memang ada perusahaan minuman yg berminat untuk menjadi investor, aku berharap akan ada deal-deal tertentu yg tidak merugikan masyarakat tapi sebaliknya justru menguntungkan.
 
Misalnya masyarakat tetap bisa mengakses sumber air, dan terbukanya lapangan pekerjaan bagi warga Karangsari pada khususnya. 
 
Namun semua keputusan berada di tangan para pembuat kebijakkan, sementara masyarakat hanya mampu berharap tak kan ada kedzoliman yg menimpa mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar