Kamis, 13 Oktober 2011

SUAMIMU DUA

Setidaknya itulah julukan baru buatku yang di lontarkan si Abi.
Ya..beberapa bulan terakhir ini aku mempunyai kesibukan baru yang cukup menyita waktu dan perhatian, terutama waktu untuk si Abi. Betapa tidak, semenjak perkenalanku dengan note book tercinta ini, dengan FB dan blognya, tak ketinggalan dengan Mbah googlenya, waktu kebersamaanku dengan si Abi menjadi berkurang dan sedikit terganggu, oleh karena itulah si Abi melontarkan ucapan "sekarang suamimu dua" sebagai bentuk protes atas kebiasaan baruku ini meski tetap membolehkan dan memaklumi.
Seperti biasa, memaklumi, pengertian, bersabar, itulah si Abi.
Ah...Abi... mana mungkin aku bersuami dua dengan semua sifatmu ini, aku tak tahu akan seperti apa diriku tanpa kesabaranmu.
Aku minta maaf jika akhir-akhir ini waktuku sedikit tersita, saat-saat dimana biasanya kita berdiskusi, bercerita tentang tingkah laku anak-anak kita, mencari solusi tentang masalah yang sedang kita hadapi, atau sekedar berbaring di sampingmu menemanimu istirahat, kini lebih banyak aku gunakan untuk mengelus-elus "suami keduaku" ini. Bahkan sudah beberapa bulan terakhir, aku tidak menyempatkan diri mempeeling masker wajahku untukmu seperti biasanya.
Tanpa berniat mencari kambing hitam, semenjak Mpok Embay berhenti bekerja, aku memang agak kerepotan mengatur waktu. Siang hari lebih banyak aku gunakan untuk mengasuh anak-anak kita dan keperluan rumah lainnya, hanya sesekali aku sempat membuka note book itupun tidak lama karena harus bergantian dengan anak kita Helmi yang gemar dengan game on line. Oleh karena itulah aku berfikir bahwa waktu yang tepat untuk menulis ataupun membuka FB adalah malam hari ketika anak-anak kita sudah terlelap tidur yang mana itu adalah "waktu kita".
Baiklah Abi...aku tahu, aku harus mengatur ulang waktuku, agar tidak ada yang merasa dikurangi hak-haknya, baik itu anak-anak kita, dirimu, atau diriku sendiri, bahkan aku tidak boleh mengabaikan tugas-tugas dari liqoat.
Aku tahu engkau tetap mengijinkan aku untuk melakukan apa saja, selama itu baik dan bermanfaat.
"Ya kan Abi?"  "Ya....." Kata Abi seperti biasa.

1 komentar:

  1. Owalah hihihi... semoga gak tambah kecanduan, yah, Mbak :)

    BalasHapus