Kamis, 23 Juli 2015

Amazing, Berbekam Menyembuhkan PMS !

Hampir setiap perempuan merasakan gejala PMS (pra menstruasi syndrom), tidak terkecuali aku. Pengaruh PMS ini berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Ada yang sangat parah hingga setiap kali menjelang haid, sakit dan harus bed rest. Ada yang sekedar meriang, ada yang kondisinya antara sehat dan sakit (nggak jelas). Nah, aku termasuk katagori terakhir, nggak jelas! Dibilang sehat tapi badan rasanya nggak enak, dibilang sakit, tapi nggak ada gejala yang serius seperti orang sakit kebanyakkan.

Selama dua pekan sebelum haid, aku merasakan kondisi seperti itu. Artinya, hanya dua pekan dalam sebulan merasa sehat, selebihnya aku dilanda PMS. Tentu saja sangat tidak nyaman. Jangankan untuk melakukan aktifitas yang berat, hanya berdiam diri dirumah saja, badanku rasanya capek, lelah, letih. Meski kondisiku seperti itu, aku tetap beraktifitas seperti biasa. Tentu saja dengan  sedikit memaksakan diri. Nggak mungkin juga, selama dua minggu aku tiduran terus, hanya gara-gara PMS. Walaupun malam harinya badanku akan terasa mretek semua, aku menganggapnya bisa dan berusaha bersabar. Kadang sangkin nggak enaknya, aku mengeluh pada Allah setelah sebelumnya pada suami (lho...kok, malah curhat :P )


Gejala PMS seperti itu tentu cukup mengganggu, apalagi ditambah dengan emosi yang tidak stabil. Meski terlihat sepele, tapi terkadang bisa menimbulkan masalah yang serius. Seringkali aku membaca status teman fb yang sedang galau atau sedang berselisih paham dengan temannya, gara-gara ia sedang menderita PMS. Meski terkesan mencari pembenaran, tapi memang ada benarnya juga. Disaaat mengalami PMS, biasanya seorang wanita akan mudah tersinggung, kalau nggak hati-hati bisa timbul masalah.

Repot ya, jadi perempuan? :D Tapi jangan menyerah dulu, segala penyakit pasti ada obatnya. Alhamdulillah, tanpa sengaja aku menemukan cara untuk menghilangkan gejala PMS atau setidaknya mengurangi. Menjelang Ramadhan kemarin, aku berbekam sebagai persiapan memasuki bulan Ramadhan. Alasan utamanya tentu saja karena berbekam adalah salah satu sunah rasul. Tujuan berikutnya adalah agar badanku sehat selama menjalankan ibadah puasa, sehingga ibadahnya bisa optimal dan maksimal. Sayang kan, kalau dibulan Ramadhan ibadah kita males-malesan padahal Allah sedang memberikan diskon pahala besar-besaran?

Meski tujuannya untuk dua hal diatas, tapi alhamdulillah aku menemukan manfaat lain setelah berbekam. Aku yang waktu itu biasanya sudah mulai merasakan gejala PMS, ternyata tidak merasakan apa-apa sampai akhirnya haidku datang. Badan rasanya sehat-sehat saja, tidak pegal-pegal seperti sebelumnya. Dan bulan ini pun sama, aku tidak merasakan gejala PMS, amazing!

Ternyata darah yang kotor oleh banyaknya racun yang berasal dari makanan (pengawet, pewarna, msg) dan polusi udara, juga bisa memperparah gejala PMS. Tidak hanya faktor hormonal seperti yang selama ini aku pahami. Yang pasti sih, berbekam memang membuat badan menjadi sehat. Bagaimana tidak, yang mencontohkan kan, Rasulullah, jadi sudah bergaransi (salawat atas rasul).

Jadi, bagi yang selama ini mengalami gejala PMS baik parah, sedang atau ringan, untuk menghilangkannya bisa lho, dicoba tips ini. Aku sendiri berniat untuk berbekam secara rutin, minimal dua atau tiga bulan sekali. Pola makan yang seringkali nggak sehat, ditambah dengan kondisi lingkungan yang tercemar, mengharuskan kita untuk rutin melakukan detoksifikasi. Kalau nggak, racun-racun yang menumpuk dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya gejala PMS seperti yang sering aku alami.

Mungkin sebagian orang takut untuk berbekam. Aku pun sama takut juga. Bahkan meski sudah beberapa kali melakukannya, tapi tiap kali hendak memulai, rasa takut itu selalu muncul. Namun, aku berusaha mengabaikan, yang penting setelah berbekam badanku menjadi sehat. Hal itulah yang selalu aku ingat, sehingga aku bisa mengalahkan rasa takutku. Dan ternyata saudara saudara, rasa sakitnya tidak seberapa dibangding dengan rasa takutnya. Biasa saja, hanya dedikit perih, tapi melegakan (halagh...).

Namun, agar terjaga keamanan dan kenyamanan, kita harus memilih tempat bekam yang terapisnya sudah mendapatkan sertifikasi. Dengan begitu kita tidak khawatir akan tertular penyakit atau dampak negatif lainnya.  Wallahu'alam bi shawab.

5 komentar:

  1. Aku juga sering skt ga jlas kalo lagi pms suka kliyengan.. o baru tahu bekam jg bs atasinpms. Slm knl mak

    BalasHapus
  2. saya juga baru pertaman kali bekam pas mau nikah, darah kotornya banyak banget yang keluar tapi setelah itu badan jadi ringan

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, makanya bekam bikin ketagihan :)

      Hapus
  3. saya masih takut dibekam, nih. Padahal kayaknya banyak manfaaatnya :)

    BalasHapus